My Writings. My Thoughts.

Compliment cs. Reinforcement

On » Sabtu, 21 Februari 2009 //
Memulai sesuatu, selalu menjadi topik yang begitu sulit bagi sebagian orang, dan aku –dengan yakin, menyatakan—tergabung di dalamnya. Begitu susahnya, sampai-sampai juga mempengaruhiku ketika membuat post pertama di blog ini. Karena menurut sebagian orang *lagi*, termasuk aku, awalan menentukan segalanya. Seperti halnya kemasan atau Judul Cerpen, lagu, film.
Terkadang motivasi untuk memulai-lah yang menjadi masalah. Kalian harus percaya, tanpa motivasi, manusia bukan apa-apa, dan tak bisa apa-apa.
Mengingatkanku pada salah satu mata kuliahku, Psikologi Humanistik, yang hari itu di isi oleh kuliah dari Prof. Dar. Terhitung dua pertemuan terakhir sebelum UAS. Beliau memberi kami sederetan pertanyaan dengan tajuk Questions to Self Awareness. Pertanyaan yang diajukan sangat sentimentil. Seperti Apa yang diinginkan dalam hidup?, Apa kekuatan dan kelemahanmu?, Motivasi apa yang membuatmu merasa senang?, dlsb. Sampai di pertanyaan tentang motivasi aku menjawab, bahwa motivasi yang membuatku senang adalah pujian. Jawaban kekanak-kanakan. Yeah! Whatever! Tapi aku punya penjelasan sendiri.
Di majorku, Psikologi, aku diajarkan pentingnya aspek reinforcement (penguat) dalam berbagai aspek, perkembangan, atmosfer kerja, sosial, ataupun pendidikan. Kalo’mau digambarin secara ‘gampang-gampangan’, reinforcement bisa saja di sejajarkan dengan pujian. Reinforcement sering kali dilakukan untuk membuat seseorang menjadi lebih intens melakukan hal yang dimaksud. Pujian, juga kurang-lebih berfungsi seperti itu. Sebagian besar dari kalian sepertinya tak bisa mengelak. Ketika kalian melakukan sebuah hal kecil. Barangkali menguncikan kamar teman kos kalian yang lupa mengunci kamarnya, atau sekedar menawarkan tisu kepada seorang penumpang pilek yang sedang duduk di samping kalian. Apa yang kalian rasakan, ketika hal kecil tadi dihargai.
“Aduh Nak, makasih tisunya!” Kata seorang ibu sambil tersenyum. “Sekolah di mana, Nak?”
Mungkin kalimat sesederhana itu. Bisa menimbulkan gejolak bangga yang begitu besar, muncul seketika dalam tubuh anda, apalagi ketika anda sedang tidak mengharapkannya. Sebesar itulah keajaiban pujian. Terutama, pujian dari seorang yang tak dikenal. Rasanya jauh lebih **Whhhmmh!** (greget).
Coba lakukan hal yang sama, pada salah satu temanmu. Katakan bahwa hari ini bajunya nampak begitu serasi, bisa juga kata-kata yang lain. Pokoknya sebuah kalimat positif. Setelah itu, perhatikan tingkah laku teman kalian. Kalian akan merasakan sendiri perbedaannya.
Butterfly effect!
Sebuah hal kecil bisa mengubah sesuatu yang sangat besar. Jangan terkejut, karena sebenarnya kalian sudah mengetahuinya sejak dulu, hanya belum menyadarinya.

No Response to "Compliment cs. Reinforcement"

Leave A Reply